Alkisah, jauh sebelum berdirinya Pondok Pesantren Nurul Cholil, seorang keturunan Syaikhona Kholil Bangkalan yakni KH. Imron Kholil pernah melihat ada sinar diatas pekarangan rumah KH. Muntashor Bin Muhammad sholeh - yang notabene adalah menantunya sendiri. Pengalama itu oleh KH. Imron Kholil lalu disampaikan kepada santrinya, bahwa di lokasi itu nantinya akan berdiri sebuah pesantren besar. Dan salah satu dari keturunannya akan menjadi pengasuhnya. Di atas tanah yang ditunjuj oleh Kyai Imron Kholil tersebut itulah, sekarang berdiri Pondok Pesantren Nurul Cholil. Nama Pondok Pesantren Nurul Cholil sudah tidak asing lagi di Bangkalan. KH. Zubari Bin KH. Muntashor sebagai pengasuh pondok pesantren ini, sekaligus pula menjadi tokoh yang paling disegai di Bangkalan. Pondok Pesantren Nurul Cholil didirikan pada tahun 1957 oleh KH. Muntashor. Pada awalnya, Pondok Pesantren Nurul Cholil hanyalah berupa sebuah musholla kecil berukuran 4x4m2, yang lalau diperluas menjadi 8x12 m2. Bangunan ini lalu dipecah menjadi empat bilik, yang tentu saja kecil-kecil. Saking kecilnya tempat tersebut oleh Ibu Nyai Nadzifah Binti KH. Imron Kholil disebut "Cangkruk" -temapat kecil untuk beristirahat dan berfikir. Dimulai oleh seorang santri pertama yang bernama Syafi'ie, Pondok Pesantren Nurul Cholil terus mendapatkan kepercayaan masyarakat..

Terpopuler
Post Categories