Penutupan BMK ke-19, Dihadiri Ketua PCNU Bangkalan

Rabu, 27 Februari 2019 14:48:46 - Posting by ncmedia - 350 views

Penutupan BMK ke-19, Dihadiri Ketua PCNU Bangkalan
K.H. Makki Nasyir, Ketua PC NU Bangkalan

BAHTSUL MASAIL adalah frase dalam Bahasa Arab dalam bentuk susunan idlafah, yang terdiri dari kata "bahts" yang berarti pembahasan atau pencarian sebagai mudlaf (kata yang disandarkan) dan kata "al-masail" yang merupakan masalah-masalah sebagai mudlaf ilaihi (kata yang disandari ). Frase ini secara singkat dalam Bahasa Indonesia dapat dimaknai sebagai pembahasan masalah-masalah. "

Penutupan Bahtsul Masail Kubra (BMK) ke-19 yang diselenggarakan Selasa malam kemarin (26/02/2019) merupakan puncak acara yang diselenggarakan mulai Senin (25/2/2019). Acara penutupan yang dihadiri para santri, pesarta BMK, perumus dan musohhih ini dilaksanakan di halaman Madrasah Asrorul Cholil.

Dalam sambutannya mewakili panitia, Ust. Ach. Qosim Abd. Hamid, Ketua III Pondok Pesantren Nurul Cholil mengutarakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua elemen yang terlibat dalam mensukseskan acara tersebut, khususnya para peserta BMK dari pondok pesantren se-Jawa Madura. Beliau juga menyampaikan permintaan maafnya kepada semua undangan atas kekurangan dan ketidaknyamanan selama pelaksanaan acara.

Dalam acara tersebut, salah satu peserta dari Pondok Pesantren Darussalam Pare Kediri diberikan mandat untuk memberikan sambutan atas nama peserta Bahtsul Masail. Dalam sambutannya, peserta yang bernama Lutfi ini mengutarakan banyak hal, salah satunya mengucapkan banyak terima kasih kepada santri Pondok Pesantren Nurul Cholil yang ramah-ramah dalam memberikan pelayanan kepada peserta BMK. Selain itu, ia juga berpesan, "Jangan pernah rugi dalam bermusyawaroh, karena ada maqola  ما خاب من استخار ، ولا ندم من استشار Tidak rugi orang yang istikharah dan tidak menyesal orang yang suka bermusyawarah."

Sedangkan Sekretaris panitia, Ust. Cholili diberi mandat untuk membacakan hasil keputusan Bahtsul Masail Kubro. Diantara keputusan dalam bahtsul masail ini adalah tentang Predikat Syahid Untuk Thalib Al-Ilm, Ruang Madrasah Dijadikan TPS, Artis Youtuber, Konstruksi Bangunan Zaman Now, Pray For Palu, Problematika Iddah.

Sementara itu, KH. Makki Nashir, Ketua PCNU Bangkalan menegaskan dalam tausyiyahnya akan pentingnya Bahtsul Masail dalam setiap mengambil keputusan Masalah Hukum. "Kegiatan bahtsul masail ini wajib dipertahankan, siapa lagi kalau bukan para santri. Karena bagaimanapun Bahtsul Masail merupakan ciri khas pondok pesantren.” tegasnya menyakinkan para hadirin. Beliau juga menyampaikan bahwa di era milenial ini, para santri juga diharapkan bisa beradaptasi dengan dunia teknologi yang berkembang sedemikian pesat. Karena dengan menguasai teknologi, khususnya media sosial, para santri dengan mudah bisa menyampaikan ajaran-ajaran yang diperoleh dari pesantren dengan bahasa-bahasa yang mudah dipahami generasi milenial.

Di samping acara dihadiri oleh KH. Makki Nasyir, Ketua PC NU Bangkalan, juga dihadiri KH. Hasyim Zubair, Ketua Umum Pondok Pesantren Nurul Cholil, KH. Mas Abd. Hamid Mahfudz, Musohhih Bahtsul Masail Kubro, dan juga beberapa perumus dan musohhih yang lain.

Tags #bmk xix

Post Categories
Terkini