Bekali Santri Aliyah dengan Praktek Merawat Janazah

Rabu, 27 Maret 2019 19:31:48 - Posting by ncmedia - 502 views

Bekali Santri Aliyah dengan Praktek Merawat Janazah
Para peserta aktif dan serius mengikuti setiap materi dan praktek yang disampaikan

Bangkalan, nurulcholil.net - Seiring berjalannya waktu, tidak bisa dipungkiri lagi liburan santri akan segera tiba. LDT (Lajnah Da’wah wat Ta’lim) menggelar praktek Tajhizul Mayyit (merawat janazah). Acara yang dilaksanakan pada Rabu siang (27/03/2019) pukul 10.00 WIB diikuti oleh seluruh siswa kelas II dan III Aliyah Madrasah Asrorul Cholil (MAC).

 

Praktek Tajhizul Mayyit ini dipandu oleh Ust. Muhsin Luky dan di dampingi oleh pembina LDT, Ust. H. Imam Mahdi dan Ust. H. Qusairi Hidayat. Agenda ini untuk Muqoddimah penyampaian materi dilaksanakan di Asrama Aula Komplek L dan dilanjutkan praktek memandikan janazah, mengkafani serta menguburkan. “Tujuan diadakan agenda ini sebagai bekal kita untuk membantu masyarakat dalam merawat janazah dengan benar dan sesuai dengan yang disunnahkan Nabi.” tutur salah satu peserta LDT. Sebelum pelaksanaan praktek tajhizul mayyit, para anggota LDT terlebih dahulu menyaksikan proses tajhizul mayyit yang telah dipraktekan oleh santri senior beberapa tahun silam.

 

Sebelumnya para santri yang tergabung dalam LDT telah dibekali ilmu merawat jenazah melalui pelajaran-pelajaran fiqh yang setiap harinya diajarkan oleh gurunya, ketika ilmu sudah didapat maka praktek pun perlu diadakan agar santri lebih memahami dan melihat bahkan mempraktekkannya langsung bagaimana cara merawat jenazah, kerena dengan praktek para santri akan lebih jeli dan mudah mengingat.

 

Praktek memandikan janazah yang dilaksanakan didepan tempat cuci baju santri ini diikuti dengan serius oleh para peserta. Dalam acara tersebut, Ust. Muhsin Luky menjelaskan bagaimana tahap-tahap mengurusi jenazah, mulai dari bagaimana cara mendampingi orang yang sakaratul maut, memandikan dengan baik, mengkafani dengan benar dan lain-lain. Para peserta aktif dan serius mengikuti setiap materi yang disampaikan karena penjelasan tutor yang santai, interaktif dan sangat gamblang.

 

Diantara penuturan beliau Ust. Muhsin Luky sebelum memandikan janazah kita harus mempersiapkan barang-barang yang diperlukan seperti kapur barus, sampo atau sabun, pertama kita harus membersihkan kotoran yang ada pada mayyit di bagian-bagian lekuk tubuh dengan menggunakan kaos tangan yang berupa kain agar kotoran mudah terangkat dari badan mayyit dan yang terpenting dalam membersihkan badan mayyit adalah bagian perut dengan cara perutnya diurut atau dipijat agar kotoran dalam perut banyak keluar. Untuk memandikan disarankan menggunakan kain tipis dengan tujuan air cepat meresap ke tubuh mayyit.

 

Sedangkan praktek mengkafani janazah dilaksanakan di depan komplek J dipimpin oleh Ust. H. Qusyairi Hidayat. Salah satu pesan beliau “Dalam mengkafani mayat ukuran kain kafan disesuaikan dengan tubuh mayyit dan di lebihi sekiranya dapat dibuat pocongan atas bawah”
 

Acara yang selesai pukul 13.30 WIB ini sangat penting diadakan bagi siswa kelas 2 dan 3 Aliyah yang akan segera lulus dan kembali ke masyarakat guna sebagai pembekalan ilmu bilamana ada sanak famili ataupun masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mengurusi jenazah keluarga mereka. Tentunya, sebagai lulusan pesantren, santri memang harus siap akan hal itu.

Tags #tajhizul mayyit ldt