Sambut Ujian Akhir Sanah, PPNC Menyelenggarakan Peringatan Isra' Mi'raj

Selasa, 2 April 2019 09:46:05 - Posting by ncmedia - 560 views

Sambut Ujian Akhir Sanah, PPNC Menyelenggarakan Peringatan Isra' Mi'raj
Para santri khusuk saat pembacaan sholawat dan dzikir

Nurulcholil.net - Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang diselenggarakan oleh umat Islam. Begitu juga Pondok Pesantren Nurul Cholil (PPNC) memperingatinya pada Senin kemarin (01/04/2019). Acara yang bertempat di halaman Madrasah Asrorul Cholil (MAC) tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat.

Acara yang diikuti seluruh santri PPNC ini dibuka dengan pembacaan surat al-Fatihah oleh Ust. H. Qusyairi Hidayat, Sekretaris Umum PPNC. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Istighosah Kubra yang dipimpin oleh Ust. H. Bahri Jamal didamping para pengajar. Suasana terlihat khidmat kompilasi para santri yang berseragam putih itu melafalkan bacaan istighosah yang ditulis dilembaran. Karena sudah hafal, Mereka serentak membacakannya. 

Selain sebagai pengisi acara, pembacaan Istighosah juga dilaksanakan dalam rangka menyambut pelaksanaan Ujian Akhir Sanah yang diselenggarkan MAC dari tanggal 03 sampai 14 April 2019. Menurut Ust. Cholili, Ketua panitia pelaksana, tujuan istighosah ini untuk lebih memberikan rasa percaya diri dan salah satu ikhtiar selain belajar dengan giat agar bisa lulus dengan nilai yang memuaskan sehingga dapat melanjutkan  ke jenjang yang lebih tinggi.

Acara semakin meriah saat KH. Hasani Zubair, S.IP memimpin pembacaan Sholawat dan Dzikir bersama jam’iyah sholawat Asrorul Musthafa, seraya mengajak ribuan santri untuk bersama-sama melantunkan shalawat. Selain itu, beliau juga memberikan tausyiyah kepada santri agar bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dan barokah. “Bersungguh-sungguhlah mencari ilmu karena kemaslahatannya kembali pada diri sendiri.” tutur beliau. “Tapi muthola’ah atau belajar tidak harus mendekati ujian.” Lanjut beliau.

KH. Hasyim Zubair, Ketua Umum PPNC turut hadir mendampingi pembacaan Shalawat dan Dzikir. Beliau mengajak para santri melantunkan Sholawat Asyghil, sholawat yang populer dibaca oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat NU dan kalangan pesantren. Beliau juga memberikan nasehat kepada para santri agar kalau berhenti mondok bisa bergabung dengan Banom NU. Ditengah-tengah pembacaan sholawat, ra Hasyim (begitulah para santri memberi penghormatan pada beliau) memberikan semacam challenge dengan memberi pertanyaan pada para santri. Santri yang menjawab dengan benar mendapatkan hadiah dari beliau. Dalam kepercayaan para santri, setiap sesuatu yang diberikan seorang guru, itu mengandung barokah, mungkin inilah yang menjadi penyemangat para santri berebut menjawab pertanyaan beliau.

Sedangkan acara inti pada peringatan Isra’ Mi’raj ini diisi dengan ceramah agama oleh Kiai Yasin Ronggo Warsito. Beliau menyampaikan, “Kejadian Isra’ Mi’raj cukup kita imani saja, tidak perlu masuk akal, sebab akal kita terbatas dan takkan mampu menjangkaunya”. Dalam tausyiyahnya, beliau menegaskan bahwa selain mendapatkan perintah sholat lima waktu, hikmah yang dapat diambil adalah diperbolehkannya tawassul, sebab dengan wasilah atau lantaran nabi Musa sebagai pemberi saran kepada Rasulullah tentang permasalahan shalat.

Acara yang berakhir pada jam 23.00 ini ditutup dengan pembacaan do'a oleh KH. Mas Abd. Hamid Mahfudz.

Tags #ujian isra mikraj